Mengomentari Dialog Interaktif


Assalamualaikum remaja muslim….!

Ridfa mau sharing pelajaran, nih. Khususnya buat kawan – kawan yang lagi mencari contoh tugas bahasa tentang mengomentari dialog interaktif kelas 9. Semoga membantu, ya. Check it out!

Acara                                        : Economic Challange

Topic                                        : KPK Bubar?

Channel                                 : Metro Tv

Waktu                                      : 21.00 – 23.00

Pembawa Acara                : Suryo Purdawinata

Pengamat                              : Ridho Musfa T, kelas IX.G, SMPN 29 JKT

Narasumber                         :

  1. 1. Marzuki Alie Ketua DPR RI
  2. 2. Pandi Radja Silalah

Isi                                            :

Ada banyak masalah yang sulit diselesaikan oleh KPK. Imbasnya kinerja KPK kini diragukan. Mencuatlah isu bahwa KPK akan dibubarkan. Kontroversi tidak dapat dihindari. Sejak peritiwa Korupsi yang dilakukan oleh Nazarudin, citra partai Demokrat menjadi buruk. Tentu hal ini berimbas pada KPK.

Akar dari permasalahan ini adalah pemimpin KPK yang kurang kerdibel dalam menuntaskan masalah. Lebih dari itu, menurut penuturan Marzuki Alie, pemilihan KPK hanya dilakukan untuk memenuhi kuota  yaitu, 18 anggota yang harus memipin KPK.

Indonesia pun nampaknya kekurangan manusia – manusia berkredibilitas. Kalaupun ada, hanya saja sedikit sekali yang mampu dari segi mental untuk mejadi anggota KPK. Karena kehidupan KPK sendiri tak ubahnya seperti robot bernyawa.

Sebenarnya kita tidak hanya memiliki KPK. Indonesia sendiri memiliki Kejaksaan dan Kepolisian yang siap untuk memberantas korupsi. Sayangnya, KPK selalu dinomorsatukan. Contohnya saja dalam masalah gaji, angota KPK digaji sekitar 75 juta  rupiah sementara kejaksaan atau kepolisian paling banyak 10 juta. Hal ini tentu tidak imbang. Seharunya pemerintah memberikan kesempatan pada Kejakasaan dan kepolisian untuk bertindak layaknya KPK bertindak. Sehingga terjalin kerjasama keduanya dan tidak menganak emaskan salah satu dari keduanya.

Solusi yang diutarakan oleh Ketua DPR RI untuk mmengurangi korupsi adalah membatasi jumlah uang tunai yang dibawa oleh pejabat. Pejabat yang membawa uang tunai lebih harus melalui bank, sehingga dapat dengan mudah ditinjau.

Komentar Pribadi                :

Saya jelas tidak setuju jika KPK dibubarkan. Tindakan tersebut bukanlah penyelesaian masalah yang baik. Justru dampaknya akan semakin buruk terhadap ekonomi bangsa Indonesia. Korupsi akan semakin menjamur dimana – mana. Kalaupun KPK akan dibubarkan, maka kemungkinana besar pemerintah akan membuat lembaga baru. Dengan dibentuknya lembaga baru maka semua harus dimulai dari awal dan mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk perekrutan pemimpin baru, gedung baru, dan segala hal yang baru.

Menurut hemat saya, akan lebih baik KPK dibenahi. Pemerintah tentunya berperan besar disini. Pemerintah harus bertanggung jawab atas apa yang dibentuknya.  Jangan hanya membersihkan partainya sendiri, lembaga yang dibuatnya juga harus dibersihkan. Mulai dari pemimpin hingga ke kinerja.

Terapkan budaya beraksi sebelum bicara. Sehingga segala yang diucapkan tidak hanya menjadi omong kosong. Biarkan rakyat melihat. Saya yakin rakyat Indonesia tidak bodoh, rakyat dapat menilai. Bukan dengan kata – kata, karena rakyat muak dengan itu, tapi tunjukan denga tindakan nyata. Dengan begitu setidaknya rakyat akan kembali percaya pada pemimpinnya. Amanah dijalankan, rakyat dimakmurkan itulah pemerintahan yang berkualitas. Semoga pemerintahan Indonesia dapat mewujudkannya. Semoga.

*** Nb : Ini hanyalah contoh, kawan – kawan bisa mencari yang lebih baik dari ini di TV. Jadi mohon untuk tidak di copas. :)

About these ads

Posted on Agustus 21, 2011, in Essay, Knowladge, Lesson, Sastra. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Silahkan komentar untuk menjalin persahabatan yang Indah...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: